Pernah dengar kata “pop” dalam bahasa Inggris? Mungkin yang terlintas di pikiran adalah genre musik, suara letupan atau sesuatu yang muncul tiba-tiba. Tapi, tahukah kalian kalau “pop” juga sering digunakan dalam phrasal verbs? Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai phrasal verbs yang dimulai dengan “pop”.
Dapatkan Promo Harga Kursus Terbaik!*
Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan harga Kursus Terbaik bersama EF. Yuk, ikutan sekarang!
Menguasai phrasal verbs ini penting karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh penutur asli bahasa Inggris. Dengan memahaminya, EFriends bisa berbicara lebih natural dan lancar. Nah, di artikel ini, kita akan membahas beberapa phrasal verbs yang diawali dengan “pop” beserta contohnya.
Kalau EFriends ingin mengatakan bahwa seseorang datang ke suatu tempat untuk mampir sebentar, gunakan “pop in.” Biasanya, frasa ini digunakan dalam situasi santai.
Contoh penggunaan:
"I’ll pop in to your office later to drop off the documents."
(Aku akan mampir ke kantormu nanti untuk mengantarkan dokumen.)"Why don’t you pop in for a cup of coffee?"
(Kenapa nggak mampir sebentar buat ngopi?)
Jadi, kalau mau ngajak teman mampir sebentar, sekarang sudah tahu cara bilangnya, kan?
Kebalikan dari "pop in," "pop out" berarti keluar sebentar, misalnya untuk membeli sesuatu atau melakukan hal kecil di luar rumah atau kantor.
Contoh penggunaan:
"She just popped out to get some milk."
(Dia baru saja keluar sebentar untuk membeli susu.)"I need to pop out for a few minutes. I’ll be right back!"
(Aku harus keluar sebentar. Aku akan segera kembali!)
Jadi, kalau ingin memberi tahu orang lain bahwa kamu akan keluar sebentar, gunakan "pop out."
"Pop up" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, baik dalam kehidupan nyata maupun di dunia digital, seperti iklan di internet.
Contoh penggunaan:
"A notification just popped up on my screen."
(Sebuah notifikasi tiba-tiba muncul di layarku.)"Problems always seem to pop up when you least expect them."
(Masalah selalu muncul tiba-tiba saat kita tidak menduganya.)
Nah, kalau EFriends melihat iklan yang tiba-tiba muncul di internet, itu namanya "pop-up ads!"
"Pop off" bisa memiliki beberapa arti tergantung pada konteksnya. Bisa berarti pergi dari suatu tempat dengan cepat, atau dalam bahasa gaul, bisa juga berarti marah-marah kepada seseorang.
Contoh penggunaan:
"He popped off to the store for a minute."
(Dia pergi sebentar ke toko.)"She totally popped off on him for being late."
(Dia marah besar kepadanya karena terlambat.)
Jadi, kalau seseorang tiba-tiba mengomel atau marah, bisa dibilang dia sedang "popping off"!
"Pop on" digunakan saat ingin mengatakan bahwa kita memakai sesuatu dengan cepat atau menyalakan sesuatu dengan mudah.
Contoh penggunaan:
"Just pop on your jacket, and let’s go!"
(Pakai jaketmu cepat, lalu kita pergi!)"Can you pop on some music?"
(Bisa nyalakan musik sebentar?)
Jadi, kalau ingin meminta seseorang memakai sesuatu atau menyalakan sesuatu dengan cepat, gunakan "pop on."
"Pop back" berarti kembali ke suatu tempat dalam waktu singkat.
Contoh penggunaan:
"I’ll just pop back home to get my wallet."
(Aku akan kembali sebentar ke rumah untuk mengambil dompetku.)"She popped back into the office to grab her keys."
(Dia kembali ke kantor sebentar untuk mengambil kuncinya.)
Kalau ada keperluan sebentar dan harus kembali ke suatu tempat, gunakan "pop back."
Phrasal verbs dengan “pop” ternyata punya banyak makna dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, lho! Sekarang, EFriends sudah tahu bedanya pop in, pop out, pop up, pop off, pop on, dan pop back. Dengan menguasai phrasal verbs ini, percakapan dalam bahasa Inggris jadi lebih natural dan ekspresif.
Yuk ikut kelas percobaan di EF, agak makin mahir berbahasa inggris! Ada tips and trick supaya belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah. Bersama guru-guru yang profesional, kamu juga bisa merasakan pengalaman serunya belajar sambil bermain di EF sekarang!
Sampai bertemu Tom di kelas ya!