Pernahkah EF Parents mendapati si kecil kesulitan mengeja kata-kata? Mungkin mereka sering keliru menuliskan "friend" sebagai "freind" atau lupa huruf dalam kata "beautiful". Kesulitan ini wajar terjadi, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam tahap belajar membaca dan menulis.
Dapatkan Promo Harga Kursus Terbaik!*
Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan harga Kursus Terbaik bersama EF. Yuk, ikutan sekarang!
Namun, jangan khawatir! Ada teknik efektif yang bisa membantu anak menguasai ejaan dengan lebih baik, yaitu teknik multisensori. Teknik ini tidak hanya melibatkan mata dan tangan, tetapi juga indera lainnya untuk memperkuat daya ingat anak dalam mengeja. Yuk, ikut Tom pelajari lebih lanjut!
Teknik multisensori adalah metode belajar yang melibatkan berbagai indera, seperti penglihatan (visual), pendengaran (auditori), sentuhan (tactile), dan gerakan (kinestetik). Jadi, anak tidak hanya membaca dan menulis kata, tetapi juga melihat, mendengar, menyentuh, bahkan bergerak saat belajar mengeja.
Metode ini sangat efektif, terutama untuk anak-anak yang memiliki gaya belajar berbeda-beda. Beberapa anak lebih mudah memahami dengan melihat, sementara yang lain lebih baik dalam belajar melalui suara atau gerakan.
Ketika anak belajar menggunakan lebih dari satu indera, otak mereka membangun lebih banyak koneksi untuk mengingat informasi. Misalnya, saat mereka menulis huruf di udara sambil mengucapkannya, mereka menggunakan indera penglihatan, gerakan, dan pendengaran sekaligus. Ini membantu kata tersebut lebih melekat dalam ingatan mereka.
Banyak anak cepat bosan jika hanya belajar dengan membaca atau menulis saja. Dengan teknik multisensori, mereka bisa belajar dengan cara yang lebih menarik, seperti mengeja sambil menari, menulis di pasir, atau menggunakan kartu huruf bertekstur. Aktivitas ini membuat mereka lebih terlibat dan fokus dalam belajar.
Beberapa anak mengalami kesulitan dalam membaca dan mengeja. Teknik multisensori membantu mereka memahami pola ejaan dengan lebih baik karena mereka bisa melihat, mendengar, dan merasakan huruf-huruf yang mereka pelajari.
Saat anak merasa lebih mudah mengeja, mereka akan lebih percaya diri dalam membaca dan menulis. Ini juga berdampak positif pada pelajaran lain di sekolah, karena mereka tidak lagi takut salah dalam mengeja kata-kata sulit.
Belajar mengeja dengan cara konvensional bisa terasa membosankan bagi anak. Namun, jika mereka bisa mengeja sambil bermain, seperti menggunakan cat jari untuk menulis kata atau membuat huruf dari lilin mainan, mereka akan lebih menikmati proses belajar.
EF Parents bisa mencoba beberapa cara ini untuk membantu si kecil belajar mengeja dengan metode multisensori:
Buat kartu huruf dengan bahan bertekstur, seperti kertas pasir atau kain flanel. Minta anak menyentuh huruf sambil menyebutkan bunyinya.
Minta anak menulis huruf dengan jari di udara atau di atas pasir, sambil mengucapkan kata dengan lantang.
Buat lagu atau irama sederhana saat mengeja kata. Anak-anak lebih mudah mengingat sesuatu yang memiliki pola ritmis.
Ajak anak melompat atau menari setiap kali mereka mengeja sebuah huruf dalam kata tertentu. Misalnya, saat mengeja “C-A-T”, mereka bisa melompat tiga kali sambil mengucapkan hurufnya.
Gunakan spidol warna-warni untuk menulis huruf atau kata. Warna yang berbeda bisa membantu anak membedakan pola ejaan dengan lebih baik.
EF Parents, Multisensory Spelling Techniques adalah metode belajar yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan mengeja si kecil. Dengan melibatkan berbagai indera, teknik ini tidak hanya membantu si kecil memahami dan mengingat kata-kata dengan lebih baik, tetapi juga membuat proses belajar jadi lebih seru. Yuk, coba terapkan di rumah dan lihat perkembangan positif si kecil! Jangan lupa, selalu beri dukungan dan pujian agar mereka semakin semangat belajar.
Yuk ikut kelas percobaan di EF, agak makin mahir berbahasa inggris! Ada tips and trick supaya belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah. Bersama guru-guru yang profesional, kamu juga bisa merasakan pengalaman serunya belajar sambil bermain di EF sekarang!
Sampai bertemu Tom di kelas ya!